Equity World Futures Surabaya – Dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap beberapa mata uang utama pada sesi perdagangan Rabu (4/11/2026), menyusul kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan umum sela (midterm elections) AS yang mengubah sentimen di pasar keuangan global.
Indeks Dolar AS (DXY) mendekati level psikologis 101,00—yang menandai level terendah dalam lima minggu terakhir—sebelum akhirnya berusaha rebound secara terbatas. Penurunan mata uang greenback ini mencerminkan penyesuaian ekspektasi investor terkait arah kebijakan fiskal dan ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump setelah terjadinya perubahan komposisi di Kongres. Para pelaku pasar kini memantau secara cermat data klaim pengangguran mingguan dan laporan pemutusan hubungan kerja (job cuts) dari Challenger untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS.
Tekanan pada dolar memberikan ruang bagi mata uang utama lainnya untuk menguat. Euro mencatatkan penguatan terhadap greenback, dengan pasangan mata uang EUR/USD mendekati level 1,1270—posisi tertingginya dalam beberapa minggu terakhir. Sementara itu, Poundsterling Inggris melanjutkan penguatannya selama enam sesi berturut-turut, sempat menembus ke atas level 1,3500 untuk pertama kalinya sejak pertengahan September. Investor juga menantikan keputusan dari Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE), yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,00%. Di Eropa, perhatian pasar tertuju pada data aktivitas konstruksi Jerman dan kawasan Euro, pesanan pabrik Jerman, serta tren harga produsen, yang menjadi indikator kesehatan ekonomi kawasan tersebut.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
8:14 AM
PT Equityworld Futures Surabaya
Posted in: 





0 comments:
Post a Comment