Monday, October 28, 2013

Jual Keperawanan 12 Putrinya

Demi Uang, Margarita Tega Jual Keperawanan 12 Putrinya
Kolombia : Wanita asal Kolombia, Margarita de Jesus Zapata Moreno (45), ditangkap pihak berwajib setelah sang anak melaporkan bahwa ia dan 11 adiknya dijadikan pelacur oleh ibunya sendiri.
Polisi mengatakan, wanita ini akan dijadikan tersangka kasus penjualan anak di bawah umur, di mana Margarita menjadi mucikari untuk anak-anaknya sendiri, dan tega menjual keperawanan 12 orang anaknya dengan harga masing-masing US$ 200 (Rp 2,1 juta).
Lebih lanjut polisi mengatakan, Margarita yang ditangkap minggu lalu di kawasan Bogota, mungkin akan terus melakukan aksinya bila salah satu anaknya tidak melaporkan kepada pihak yang berwajib.
Dalam laporannya itu, sang anak mengatakan bahwa ia tengah berbadan dua dan ibunya mau anaknya itu menggugurkan kandungannya.
"Sungguh sangat menyakitkan bahwa ada seorang ibu melakukan hal ini kepada anak-anaknya. Ini sungguh kejam," kata Kepala Kepolisian yang menyelidiki kasus ini, Carlos Melendez, seperti dikutip CrazyNews24, Senin (28/10/2013)
Saat ini, Margarita dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut dan menunggu waktu sidang. Selain Margarita, salah seorang pria yang diketahui menjadi langganan Margarita, sekaligus bapak dari anak yang dikandung putrinya sendiri, Titus Cornelius Daza (51), juga telah ditangkap oleh pihak yang berwajib.

Lepas Keperjakaannya di Depan 100 Orang

Pria 19 Tahun akan Lepas Keperjakaannya di Depan 100 Orang
London : Sebuah proyek di kesenian sekolah yang dinamakan Art School Stole My Virginity membuat seorang siswa, Calyton Pettet rela kehilangan keperjakaannya. Ia mengumumkan akan melepas keperjakaannya di depan peserta di performance art. Namun, ia tak memberitahukan ke orangtuanya tentang keputusan melepas keperjakaannya.
Pettet akan melakukan hubungan seks gay untuk pertama kalinya di depan 100 orang, sebagai bagian dari proyek seni.
Setelah 19 tahun, pria itu akan melakukan hubungan seks dengan seorang temannya dan meminta ke peserta apa yang mereka pikirkan tentang penampilannya.
Pettet sebenarnya sudah merencanakannya sejak berusia 16 tahun."Saya menjaga keperjakaan saya selama 19 tahun dan saya tak ingin membuangnya begitu saja," ujar Pettet seperti dikutip dari Metro, Senin (28/10/2013).
Pettet kini menempuh pendidikan di Sekolah Seni Central Saint Martins. Acara ini akan dilakukan pada Januari di Hackney, London timur. Namun, beberapa penggiat gay mengklaim itu seks yang murahan di antara pasangan.
"Ini sebagai proyek seni di depan penonton, di mana ada cinta, hormat, dan kebersamaan," kata Rev Sharon Ferguson, Gerakan Lesbian and Gay Christian.

Gadis Cekikikan Bakar Kucing Lalu Upload di Facebook

Kejam, Gadis Cekikikan Bakar Kucing Lalu Upload di Facebook
California : Wanita asal California, Monica Pauline Ferreri (27) dengan sengaja meng-upload foto dan video dirinya yang tengah membakar kucing sambil tertawa dan diposting ke dalam jejaring sosial, Facebook.
Setelah meng-upload foto itu di Facebook, Monica mendapatkan tiga `likes` dan 1 komentar dari seorang teman yang mengatakan 'Kamu sungguh mengagumkan'.
Tanpa diketahuinya, salah satu pengikut dirinya di Facebook adalah seorang petugas kontrol hewan yang bertugas di Boston bernama Katie Lenart. Jengah melihat apa yang di-posting oleh Monica, Katie pun menuliskan komentarnya.
"Tolong jelaskan kepada saya, bagaimana hal seperti ini kamu anggap lucu?," tulis Katie Lenart.
Melihat komentar seperti itu, membuat Monica kembali menuliskan komentarnya, "Kucing itu tidak dibakar. Itu lihat, ada sedikit bulunya."
"Oh, jadi jika ada orang yang membakar rambut Anda, Anda akan tertawa melihat hal itu? Sangat disayangkan bahwa orang-orang seperti Anda dapat memelihara hewan sendiri," respons Katie, seperti dikutip Crazy News 24, Senin (28/10/2013)
Pada akhirnya, setelah mengetahui keseluruhan identitas Monica, petugas kontrol hewan pun menangkapnya di tempat kerjanya.
Sedangkan kucing yang menjadi korban Monica kini tengah dalam perawatan medis dan ditangani langsung oleh petugas pengontrol hewan di Redlans. Tim medis berharap, kucing nahas itu dalam pulih secara penuh.

Julia Hill Hidup 2 Tahun di Atas Pohon

Julia Hill (Foto: Oddity Central)
CALIFORNIA - Seorang perempuan bernama Julia Hill, mendedikasikan dirinya untuk menjadi aktivis lingkungan hidup dengan tinggal di atas pohon selama dua tahun. Aksi mulianya ini dia lakukan karena merasa prihatin terhadap penebangan liar hutan-hutan di dunia.

Seperti diberitakan Oddity Central, Rabu (23/10/2013), Julia telah menghabiskan waktu selama dua tahun tinggal di pohon Redwood pada ketinggian 60 meter. Hal ini dia lakukan untuk menyelamatkan pohon-pohon langka dan hutan di sekitar tempat tinggalnya di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS).

Perempuan yang telah lama menjadi aktivis lingkungan ini mulai terlibat dalam aksi-aksi mulianya setelah dia mengalami kecelakaan mobil. Kecelakaan tersebut menyebabkan tulang tengkoraknya retak sehingga dia tidak dapat berbicara selama setahun.

Dia kemudian memutuskan untuk bergabung dengan sekelompok aktivis lingkungan yang memprotes perusakan hutan Redwood di utara California. Julia sangat terpesona oleh pohon-pohon langka yang telah berumur sangat tua tersebut dan memutuskan bergabung dengan para aktivis lainnya untuk menghentikan Perusahaan Maxxam yang bergerak di bidang ekspor kayu.

Julia ingin menarik perhatian media internasional untuk memerangi penebangan liar yang sering terjadi di AS. Satu-satunya cara untuk mendapat perhatian orang adalah dengan memecahkan rekor tinggal di pohon dalam dua hari. Sejak saat itu Julia menjadi pemberitaan di sejumlah media di dunia. Dia mengajarkan masyarakat tentang pentingnya menyelamatkan pohon-pohon di hutan.

Wanita yang dijuluki sebagai “Kupu-kupu” ini berharap bahwa pesan dari aksinya ini sampai kepada semua orang. Setelah dua hari dia bertahan tinggal di atas pohon Redwood, akhirnya ia memutuskan untuk bertahan hingga dua tahun tinggal di sana.

Thursday, October 24, 2013

Duduk Santai di Pinggir Tebing Setinggi 110 Meter

Ekstrem! Duduk Santai di Pinggir Tebing Setinggi 110 Meter
Liputan6.com, Utah : Suatu karya seni menakjubkan diciptakan oleh desainer luar biasa bernama Dallin Smith dari Provo, Utah. Ia membuat kursi tali yang melekat 110 meter di atas tanah, di atas tebing berbatu curam di Rock Canyon.
Kehadiran bangku itu tentu menawarkan alasan tersendiri bagi para pendaki untuk menemukan medan yang menantang. Anda bisa duduk santai, membiarkan mata menikmati pemandangan sambil menjuntaikan kaki.
"Kursi ini merupakan proyek desain yang sedang aku kerjakan. Dengan sisa banyak tali untuk mendaki gunung. Ketika proyek itu selesai, terpikir olehku bahwa tempat kursi itu mungkin tidak dalam rumah. Namun semakin aku membuat pemikiran, semakin masuk akal untuk menempatkan kursi itu di luar," ucap Dallin seperti dimuat OddityCentral dan dilansir Liputan6.com,
Dallin mengatakan, kursinya tidak dirancang hanya untuk menggantung di tebing, tetapi sebagai kursi santai yang nyaman.
"Aku mencoba untuk mencari tahu bagaimana memanfaatkannya, dan awalnya aku berencana menempatkan jenis furnitur ini di ruang tamu," tutur desainer industri yang juga pendaki gunung.
Dengan tambahan pengaman seperti sabuk pengaman di bagian perut, bangku ekstrem itu bisa Anda jajal. Tentunya dengan keberanian tinggi yang memicu adrenalin. Anda berani mencoba? (Tnt)

Menakjubkan! Keluarga Pullan Terlahir Albino

[VIDEO] Menakjubkan! Keluarga Pullan Terlahir Albino
New Delhi : Boleh dibilang ini adalah fenomena menakjubkan, sebab seluruh anggota keluarga Pullan dari New Delhi, India terlahir albino --menderita kelainan genetik langka yang disebut albinisme. Ditandai dengan tidak adanya pigmen melanin dalam kulit dan rambut. Ya, kedelapan orang anggota keluarga itu terlahir berkulit dan berambut putih.
Seperti ditulis Oddity Central yang dimuat Liputan6.com, Minggu (20/10/2013), keluarga itu terdiri dari Rosetauri Pullan istri pria bernama Mani. Tiga putri mereka yakni Renu, Deepa dan Pooja. Serta tiga putra pasangan Rosetauri-Mani bernama Shankar, Ramkishan dan Vijay.
Meski berkebangsaan India, namun kedelapan orang itu memiliki kulit dan rambut berwarna putih dan warna mata yang lebih terang tak seperti orang Asia pada umumnya. Mereka bukan hanya mengalami masalah dalam bentuk fisik, tapi juga medis yang membahayakan.
Kulit putih pucat mereka tidak memungkinkan bagi mereka untuk tinggal di bawah sinar matahari terlalu lama. Kurangnya pigmen di mata mereka, membuat Shankar terpaksa bersekolah di sekolah untuk orang-orang buta .
"Yang kami tahu adalah kami tidak bisa melihat dengan baik, dan kami tidak bisa duduk di bawah sinar matahari untuk waktu yang lama. Tetapi kami menjalani hidup sebaik mungkin," jelas keluarga itu.
Kaum albino tercatat berjumlah 17 ribu orang di dunia, dan mereka yang kurang beruntung tinggal di negara-negara kurang berkembang seperti keluiarga Pullan yang paling menderita, karena sering mendapatkan diskriminasi.
Menurut Mani, orang selalu memperlakukan mereka seperti orang buangan karena kondisi mereka.
Sementara Rosentauri mengatakan "Orang-orang di Delhi yang sedikit lebih berpikiran terbuka, tetapi banyak orang berpikir kami orang asing. Aku pernah mendengar orang menyebut kita angrez, yang berarti orang Inggris.
Tak hanya terancam mengalami luka bakar serta hilang penglihatan yang menghantuai para penderita Albino itu, mereka juga sulit mendapatkan pekerjaan. Sebab para majikan sangat enggan melihat seluruh anggota keluarga Pullan berbeda.
Meski seluruh anggota keluarganya tak ada yang memiliki pekerjaan tetap, Rosentauri bertekad untuk merawat orang yang dicintainya dengan sebaik-baiknya.
"Sulit menjadi seorang albino. Aku tidak pernah bisa menemukan pekerjaan, jadi aku menjual telur. Tapi itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga besar," keluh Mani. (Tnt)

Demi Pecahkan Rekor, 21 Pria Bakar Diri Hidup-Hidup

Demi Pecahkan Rekor, 21 Pria Bakar Diri Hidup-Hidup
Ohio : Demi memecahkan sebuah rekor dunia, 21 pria pemberani membakar diri hidup-hidup. Sekelompok pria asal Cleveland, Ohio, itu melakukan aksi nekatnya pada akhir pekan ini.
Seperti diberitakan Daily Mail yang dimuat Liputan6.com, Selasa (22/10/2013), 21 orang itu kemudian berkumpul di tepi Sungai Cuyahoga pada hari Sabtu, 19 Oktober dan mempersiapkan diri untuk proses pembakaran tersebut. Lalu seluruh bagian tubuh mereka terbakar, dan akhirnya Guinness World Record menetapkan aksi nekat itu sukses memecahkan rekor.
Mereka berbaris membentuk lingkaran di luar sebuah restoran lokal di dekat sungai itu, yang terkenal karena polusi yang dianggap sebagai pemicu terjadinya kebakaran di lokasi tersebut sebanyak 13 kali. Kemudian, para manusia api itu ditutupi pakaian tahan api, dan diolesi gel khusus untuk melindungi mereka dari panas kobaran si jago merah.
Kedatangan mereka pun disambut oleh kerumunan lebih dari 1.500 orang, yang menghitung mundur detik-detik aksi pembakaran 21 manusia api oleh sekelompok pemegang obor.
Kathy Simone, salah satu istri dari si manusia api itu harus mengatur suaminya, Menteri Mark Simone agar terbakar.
"Sedikit memuaskan. Sebenarnya tidak benar-benar memusakan. Untuk menuangkan (cairan) ke seluruh tubuh dan kemudian cahaya yang keluar cukup menakutkan," ujar Kathy.
Pembakar kemudian berjalan bolak-balik selama 32 detik, untuk memastikan semua orang benar-benar terbakar. Setelah mereka pikir telah terbakar, pembakar berhenti dan menjatuhkan obor. Kemudian para manusia api itu segera disiram dengan alat pemadam.
Tidak ada yang terluka dalam aksi tersebut, dan peserta dilaporkan hanya merasa hangat. beberapa dari mereka juga tak merasakan apa pun. Polisi Cleveland, dan pemadam kebakaran yang bersisaga pun jadi tak bekerja. Keberadaaan mereka ternyata tidak diperlukan.
Setelah acara Guinness World Records resmi ditayangkan, rekor baru itu pun diumumkan. Sorak-sorai dari para penonton pun membahana.
Rekor sebelumnya dipecahkan pada tahun 2009, oleh 17 orang di dekat Russell Selatan, Ohio. Mereka diperintahkan oleh stuntman Ted Batchler, yang menyediakan pakaian keselamatan dan memastikan aksi itu terjadi tanpa hambatan.
Amal
Ternyata aksi pemberani dan nekat itu dilakukan 21 manusia api, bukan semata-semata untuk memecahkan rekor. Tapi ide menetapkan rekor baru yang digagas Menteri Mark Simone dan pengusaha lokal Jon Gadd itu juga untuk mengumpulkan dana amal.
Mereka sengaja melakukan aksi ekstrem itu demi mengumpulkan uang untuk Cleveland Foodbank and Brick oleh Brick, sebuah organisasi nirlaba tempat Tuan dan Nyonya Simone bekerja untuk membantu kaum perempuan dan anak-anak di Afrika Selatan.
Sementara Jon yang memiliki Hotcards, sebuah perusahaan percetakan lokal membantu untuk memublikasikannya.
"Kami mengambil banyak hawa panas di Cleveland sebagai River City yang terbakar. Namun, justru kini menjadi kebanggan bagi Cleveland, termasuk gerakan lingkungan, pabrik bir, dan banyak dari ketenaran bertajuk 'Hot in Cleveland'," kata Jon dalam sebuah pernyataan.
"Ini adalah bagian unik dari warisan kita, bahwa kita dapat merangkul dan memberi makna baru dengan saksi ajaib seperti ini," jelas Jon. (Tnt/Mut)

Pulihkan Citra, Ryanair Pajang Pramugari Seksi Berpakaian Mini

Pulihkan Citra, Ryanair Pajang Pramugari Seksi Berpakaian Mini
London : Ryanair adalah salah satu maskapai penerbangan murah terbesar di Eropa. Namun, pemberitaan soal operator asal Irlandia itu kerap negatif.
Misalnya, tudingan memalsukan data berat pesawat untuk menghindari biaya lalu lintas udara hingga jutaan dolar, menyuruh para pilotnya terbang lebih lambat demi menekan ongkos perjalanan, melanggar hukum tenaga kerja Prancis, sampai gagasan aneh menarik bayaran dari para penumpang yang ingin pipis atau buang air besar dalam pesawat. Yang terakhir itu, sungguh tega!
Untuk mengimbangi penilaian buruk, sekaligus bagian dari aksi publisitas atau PR stunt, bos Ryanair Michael O'Leary meluncurkan kalender amal terbaru maskapainya. Dengan cara yang menarik perhatian: memamerkan pramugarinya dengan pakaian minim di London, Inggris.
Sayangnya, barisan perempuan seksi mejeng di dekat Stasiun Victoria, London tak sejalan dengan imej 'ramah keluarga' yang sedang digagas Ryanair.
Gimmick ini muncul hanya beberapa hari setelah O'Leary dibombardir di Twitter setelah membuka diri untuk tanya-jawab dengan pelanggan di dunia maya. Di mana ia minta maaf atas kekurangan maskapainya dan berjanji untuk memperbaiki diri.
Penampilan para awak kabin yang setengah telanjang di kalender amal juga dimaksudkan untuk meningkatkan citra maskapai, yang baru-baru ini menduduki peringkat bawah daftar 100 maskapai terbaik versi pembaca `Which?`.
Bagaimanapun, aksi itu punya tujuan baik, mengumpulkan dana amal Ryanair sebesar 85 ribu poundsterling atau Rp 1,5 miliar di tahun 2014 untuk Teenage Cancer Trust -- yayasan untuk remaja penyandang kanker.
"Awak kabin RyanAir yang luar biasa telah memilih Teenage Cancer Trust sebagai pihak penerima amal senilai 100 ribu euro dari penjualan kalender Cabin Crew Charity, yang akan mendukung 27 unit spesialis khusus bagi kaum muda di Inggris," kata Robin Kiely, dari pihak Ryanair seperti dimuat Daily Mail, 23 Oktober 2013.
Dia menambahkan, tiap tahunnya, 10 ribu kopi kalender awak kabin laris manis dibeli dalam waktu singkat.
Sementara, Teenage Cancer Trust didedikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup dan peluang hidup bagi anak muda penderita kanker, yang berusia antara 13 dan 24 tahun.
"Sekitar 7 anak muda berusia antara 13 dan 24 tahun didiagnosis kanker setiap harinya di Inggris," kata Direktur Interim Teenage Cancer Trust of Fundraising , Kate Collins.
Kelender Seksi Pramugari Thailand
Bukan cuma RyanAir yang membuat kalender seksi para pramugarinya. Pada 2013 lalu, maskapai penerbangan murah Thailand, Nok Air membuat benda serupa. Yang menuai kontroversi karena dinilai kelewat seksi.
Almanak tersebut memuat foto para model yang berpose menantang di sekitar pesawat Nok Air, salah satu pose menunjukkan 12 model yang berbaris, hanya mengenakan bikini kuning -- warna identitas maskapai itu.
Kementerian Kebudayaan Thailand menganggap kalender tersebut adalah bukti bahwa sebagian dunia bisnis menolak untuk berhenti menggunakan tubuh perempuan sebagai alat pemasaran.

Menteri Kebudayaan Prisana Pongtatpitakkul mengatakan, kalender tersebut amat tak pantas. "Tak punya sensitifitas sosial dan tanggung jawab kultural. Juga mengabaikan dampak sosial dan budaya, terutama terkait martabat perempuan," kata dia. (Ein)

Posted: 24/10/2013 02:34

Pria Berkostum "Hantu" Mencoba Merampok Toko

Pencuri Hantu (Foto: Youtube)
ANNISTON - Sebuah rekaman CCTV perampokan memperlihatkan hal yang lucu. Tersangka yang masih belum dikatahui identitasnya ini berpakaian seperti hantu saat merampok sebuah toko  di Kota  Anniston, Amerika Serikat (AS).

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria berpakaian seperti hantu dengan mengenakan kain putih lengkap dengan lubang di matanya  berusaha merampok toko. Dalam video tersebut memperlihatkan pria ini berlari bolak-balik menyusuri lorong toko dan masuk ke ruangan belakang.

Pada satu titik, tersangka terlihat sedang membetulkan kostum yang dia kenakan.

"Dia tidak mempersiapkan diri dengan baik. Ia telah merencanakannya tapi ia tidak berhasil merampok toko, " kata salah seorang juru bicara toko Chris Sparks. Demikian dikutip dari Mirror, Kamis (24/10/2013).

“Meskipun menghabiskan waktu beberapa menit sendirian di toko, tapi tidak ada yang dicuri,” tambahnya

Pihak kepolisian masih mencari tersangka tersebut. Pria dalam video ini diyakini sebagai tersangka yang sama ketika ingin merampok disebuah restoran, karena dia memakai pakaian yang sama.

Kamis, 24 Oktober 2013 05:07 wib
Andyta Fajarini - Okezone

Sehari, BBM Android dan iOS Diunduh 10 Juta Kali

Aplikasi BBM di perangkat Apple iPhone [ilustrasi]
Kemarin, aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) lintas-platform kembali diluncurkan BlackBerry.  Kemunculan BBM itu disambut antusias para pengguna ponsel Android dan iOS di seluruh dunia. Semua ingin mencicipi layanan pesan instan yang fenomenal itu.

Dari siaran pers yang dikirim BlackBerry hari ini, 23 Oktober 2013, hanya dalam waktu 24 jam, BBM telah diunduh 10 juta kali oleh para pengguna ponsel Android dan iOS.

Tak pelak, peluncuran layanan pesan instan BBM merupakan salah satu peluncuran yang menyita perhatian. Kini, BBM untuk Android dan iOS menempati peringkat teratas di Apple Store sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh.

Dari data Apple Store di lebih dari 75 negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Indonesia, dan kawasan Timur Tengah, aplikasi BBM berada di posisi teratas sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh dalam waktu 24 jam pertama.

Seperti halnya di Apple Store, respons yang sangat baik juga didapatkan BBM lintas-platform di Google Play. Aplikasi ini merengkuh 60.000 rating bintang 5 di Google Play dari sekitar 87.000 pengguna.

"peluncuran BBM untuk Android dan iOS sangat menakjubkan. Aplikasi pesan instan memiliki kekuatan di pasar dan membuka peluang besar bagi BBM," kata Andrew Bocking, Executive Vice President, BBM di BlackBerry. [Baca juga Pesan Tak Pasti BlackBerry Messenger]

Berikut fitur-fitur yang disuguh BlackBerry pada BBM lintas-platform:
1. BBM Chat: Sekarang Anda sudah bisa melakukan percakapan via BBM ke ponsel BlackBery, Android, dan iOS. BBM tidak hanya menginformasikan ketika pesan Anda terkirim dan telah dibaca, tapi juga memberitahu saat Anda menerima balasan pesan dari teman.

2. Lebih dari Chat: Dengan BBM, Anda akan dapat bertukar file seperti foto dan voice note. Pilihan Multi-person chat juga memungkinkan Anda mengundang beberapa teman untuk mengobrol bersama atau konferensi.

3. BBM Group: Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengundang 30 teman untuk mengobrol bersama, berbagi foto, jadwal kalender, dan file.

4. Recent updates: BBM memungkinkan Anda memuat pesan pribadi, foto profil, dan status terbaru, dan langsung diinformasikan kepada seluruh kontak di menu Updates.

5. PIN yang unik: Semua pengguna BBM akan memiliki PIN unik, sehingga privasi Anda terjaga karena tidak perlu bertukar nomor telpon dan e-mail kepada orang-orang yang baru dikenal.

6. BBM Channels: Ini fitur paling jagoan. Di fitur ini, pengguna Android dan iOS akan mendapat akses untuk BBM Voice, Video calling, serta Community Building tool. Di sini, Anda juga bisa menjadi pengganti BBM Group karena kapasitasnya lebih dari 30 pengguna. Namun, fitur ini belum bisa diakses dan baru akan bisa dalam waktu dekat.


Monday, October 21, 2013

Indahnya Kebersamaan di Puncak Gunung Talamau

Suasana pelepasan di depan sekretariat Paitua-MTU
Suasana pelepasan di depan sekretariat Paitua-MTU
Matahari semakin meninggi di atas langit kota Padang, memantulkan sinar yang berkilau ketika menabrak kaca jendela gedung Fakultas Teknik Unand. Semilir angin yang berdesir sedikit menyejukkan suasana di kampus yang berjuluk “Kampus Power Ranger” tersebut. Di bawahnya saya dan rekan-rekan yang lain berdiri rapi tepat di depan sebuah sekretariat berdinding papan untuk mengikuti upacara pelepasan. Ya, hari ini kami berencana melakukan pendakian ke Gunung Talamau yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Dalam pendakian ini total kami berjumlah 10 orang yaitu Taing, Dayat, Sapek, Ilham, Acil, Mamat, Anai, Ari, Ricky dan aku sendiri. Empat nama terakir merupakan anggota biasa Paitua-MTU, sebuah organisasi kepecintaalaman yang berbasis di fakultas Teknik Universitas Andalas. Setelah upacara pelepasan kami melanjutkan perjalanan menuju kampus UNP di Air Tawar dengan menyewa angkot untuk berganti armada. Tak perlu waktu lama bagi kami untuk mendapatkan bus, begitu turun dari angkot seorang kondektur bus menawarkan jasanya. Ongkos yang harus kami bayar sebesar Rp 30 ribu per orang. Akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB bus melaju menuju Pasaman di bawah terik matahari siang ini.
Setibanya di Pasaman Barat tepatnya di Nagari (baca: desa) Pinaga hari sudah sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah bersosialisasi dengan penduduk setempat kami melanjutkan perjalanan menuju lahan pertanian penduduk di kaki Gunung Talamau dengan berjalan kaki. Di sana terdapat sebuah pondok dan sesuai rencana malam ini kami akan menginap.
Sempat tersesat karena kondisi jalan yang telah berubah sejak terakhir kami ke sana, akhirnya tiba juga kami di pondok yang tepat berada di tengah-tengah ladang tersebut. Di sekelilingnya tumbuh berbagai jenis tanaman palawija. Dingin malam seolah tak terasa karena hawa panas selama perjalanan masih terasa rupanya. Sementara bulan menampakkan bentuknya dengan panacaran sinar putih meski tak purnama. Setelah makan malam kami tak lantas tidur, santai sejenak memandangi panorama malam di bawah bias cahaya bulan. Lumayan syahdu ternyata bercengkrama dengan teman-teman di momen seperti ini.
Minggu, 25 Agustus 2013.
Pagi yang sejuk, aku terjaga mendengar percakapan Anasrul dan Acil. Rupanya mereka berdua akan menuju sungai untuk mengambil air, sementara yang lain masih terlelap dalam tidurnya. Ketika bangun pandanganku dihadapkan pada hijaunya hamparan ladang nan luas, semakin indah kala sinaran mentari memantulkan cahaya berkilau ketika menerpa dedaunan tersebut. Berbagai macam tanaman pangan tumbuh subur di sini seperti kacang tanah, jagung dan cokelat. Dari pondok kayu 2 lantai ini lumayan banyak pemandangan yang bisa disaksikan, lumayan sejuk di mata sebagai ‘pemanasan’ sebelum tiba di puncak nantinya. Aku segera mengambil kompor dan tabung gas untuk masak. Sementara matahari telah menyingsing di ufuk timur, perlahan.
Pukul 09.30 WIB kami telah berkumpul di bawah pondok dengan carrier tersandang di pundak. Setelah berdo’a kami segera melanjutkan perjalanan ini. Trek awal masih melintasi lahan pertanian penduduk, semakin mendekati pintu rimba banyak area hutan yang telah berubah menjadi ladang. Cuaca cerah membuat kami cepat mengeluarkan keringat dan beberapa kali meneguk air minum. Begitu memasuki pintu rimba suasana asri mulai terasa. Panas matahari yang tepat di atas kepala tak begitu terasa karena terhalang rindang pepohonan.
Tepat tengah hari kami telah tiba di Pos Rindu Alam (1100 mdpl). Di tempat ini kami istirahat, sholat dan makan snack. Tak lupa tentunya menu minuman hangat. Sumber air berada di sebelah kanan sekitar 20 m dengan menuruni jalan yang curam berupa sungai kecil dengan bebatuannya. Area di tempat ini lumayan luas untuk pos peristirahatan, dimana bisa menampung 7 tenda isi 6. Sebelum pos Rindu Alam ini, bisa dikatakan masih trek ‘pemanasan’ karena relatif masih landai.
Istirahat sekitar satu setengah jam lumayan membuat stamina kembali bugar sebelum kami melanjutkan perjalanan kembali. Setelah tempat ini jalurnya mulai didominasi tanjakan yang semakin ke atas semakin curam saja. Suhu pun semakin dingin karena semakin mendekati puncak. Sepanjang trek pendakian banyak dijumpai penunjuk arah jalan berupa sepotong seng bertuliskan organisasi pembuatnya. Juga tali rafia yang terikat di ranting-ranting pohon kecil. Sangat membantu pendakian tentunya, apalagi jalan menuju puncak juga telah setapak. Pepohonan besar juga semakin sering ditemui, lumayan mengademkan suasana pendakian di bawah teriknya matahari.
Hari semakin sore, sinar mentari semakin redup menemani perjalanan kami. Sementara kondisi fisik juga semakin lelah, karena trek yang kami lalui nyaris tanpa ‘bonus’. Sayup-sayup terdengar suara gemericik air, semakin dekat gemericiknya semakin keras terdengar. Yup, air terjun! Ternyata di sebelah kiri jalan merupakan lembah yang terdapat sebuah sungai kecil yang menghasilkan air terjun di sepanjang alirannya. Ini pertanda bahwa camp selanjutnya sudah dekat. Dari atas terdengar teriakan rekan-rekan yang telah lebih dulu tiba, aku lantas mempercepat langkah.
Setibanya di Pos Bumi Sarasah (1860 mdpl), kudapati teman-teman yang lebih dulu tiba sedang mendirikan tenda. Aku dan Acil lantas mengambil tempat air minum dan menuju ke sungai. Sumber air di camp ini terletak di sebelah kiri jalan, menuruni trek curam sekitar 20 m. Sumber air berupa sungai kecil berbatu mirip seperti di Pos Rindu Alam, bedanya air di sini lebih dingin. Di tempat ini terdapat sebuah gubuk yang telah roboh tapi masih bisa difungsikan, sedangkan untuk tempat camp hanya bisa muat untuk 3 tenda besar.
Pos Bumi Sarasah
Pos Bumi Sarasah
Aku mendongak ke atas, langit sore ini masih menyisakan birunya. Hmm, semoga cuaca tetap cerah selama pendakian ini, batinku. Setelah tenda berdiri dan semuanya sudah fix kami berkumpul bersama di depan tenda. Menikmati obrolan sore di bawah langit cerah dengan suhu yang dingin. Suasana semakin klop karena ada minuman penghangat ditambah cemilan pengganjal perut menjelang makan malam. Sampai di camp ini perjalanan sudah melebihi setengah, esok hari perjalanan tak akan seberat hari ini. Oh ya, tempat ini dinamakan Bumi Sarasah karena banyak terdapat air terjun (dalam bahasa Minang, sarasah = air terjun) di sepanjang sungai yang menjadi sumber air.
Meski langit cerah malam ini dan bintang-bintang sedang ‘tebar pesona’, kami memilih untuk beristirahat lebih cepat. Perjalanan tadi siang lumayan melelahkan. Setelah semua perlengkapan tersusun rapi kami segera masuk tenda untuk tidur, mengumpulkan kembali tenaga untuk besok.
Senin, 26 Agustus 2013.
Begitu keluar dari tenda aku merasakan kesejukan, pagi ini cuaca cerah. Cahaya mentari pagi yang menembus celah pepohonan hangat memelukku, sinarnya yang teduh perlahan menghapus sisa embun di dedaunan. Seolah ingin menyapa kami, bercengkrama dalam keharmonisan alam. Kuhirup udara pagi ini, kesejukan langsung terasa begitu oksigen memenuhi ruang paru-paruku dan kuhembuskan kembali lewat mulut dalam bentuk karbondioksida. Suhu yang dingin membuat hembusan nafasku seolah seperti gumpalan asap. Tempat ini memang dingin tapi sinaran mentari cukup mengimbangi dan membuat suhu tubuh tetap stabil.
Seperti biasa pagi ini suasana di tempat camp lumayan pikuk. Tanpa dikomandoi kami mengerjakan tugas masing-masing. Ada yang mengambil air di sungai, memasak hingga packing. Sembari menunggu menu sarapan masak, kami mengobrol santai diiringi candaan yang hangat. Memang suasan seperti ini hanya bisa didapatkan di lapangan, selain memupuk kebersamaan juga belajar mengisi kekurangan masing-masing. Karena ketika di lapangan lah sifat kita yang sebenarnya muncul. Di situ kita dituntut untuk sabar dan saling pengertian serta tidak mementingkan diri sendiri. Jadi ke lapangan bukan semata tanpa tujuan, lebih dari itu kita juga ingin mengenal alam lebih dekat, bercengkrama, menikmati setiap langkah tanpa beban. Selain itu juga menghilangkan penat untuk sesaat dari rutinitas.
Tepat pukul 09.30 WIB kami berangkat dari Pos Bumi Sarasah. Tanpa basa-basi trek curam langsung kami lahap yang membuat nafas tersengal, beruntung setelahnya terdapat bonus. Jalur yang kami lalui cukup jelas dan masih banyak terdapat tanda. Semakin ke atas pepohonan besar semakin berkurang berganti dengan semak dan ransam. Hingga akhirnya tiba di Pos Paninjauan (2500 mdpl) pohon-pohon besar sudah tidak ada lagi. Menjelang tiba di Pos Paninjauan mulai banyak dijumpai bebatuan di sepanjang jalan, juga ada jalan ‘lubang tikus’.
Sumber air di Pos Paninjauan ini tepat berada di sisi jalan yang berupa cerukan di mana di atasnya terdapat aliran sungai kecil. Sedangkan sinyal sellular juga tertangkap dengan baik, terutama Telk****l. Ketika sedang beristirahat di tempat ini kami berpapasan dengan pendaki lain yang akan turun berjumlah 9 orang, 4 Diantaranya anggota KOMMA FP-UA (Mapala Fak. Pertanian Unand).
Setelah Pos Paninjauan trek masih mendaki di mana di kiri-kanan jalan tumbuhan ransam mendominasi. Di sebelah kanan jalan terdapat sebuah sungai dengan bebatuannya yang berlumut. Kemudian trek mendatar dan menyebrangi sebuah sungai kecil yang menjadi pertanda bahwa kami telah sampai di daerah Padang Sarinjano. Nah di kawasan ini kontur tanahnya relatif datar dan puncak bisa dilihat dari sini. Sebelum tiba di tempat camp, kami melewati 3 buah telaga di mana yang paling besar dan paling dekat dengan tempat camp bernama Telaga Puti Sangko Bulan. Akhirnya kami tiba di Camp Rajawali Putih (2880 mdpl). Sebenarnya di sekitar Telaga Puti Sangko Bulan terdapat 2 tempat camp, yang pertama sekitar 10 m dari telaga dengan kondisi tanah yang sangat lembab, yang kedua agak jauh dari Telaga dan relatif lebih kering. Kami memilih yang terakhir.
Telaga Puti Sangko Bulan dengan latar puncak Gunung Talamau
Telaga Puti Sangko Bulan dengan latar puncak Gunung Talamau
Tempat camp di Rajawali Putih ini tidak terlalu luas hanya bisa menampung sekitar 4 tenda kecil. Cuaca cerah seharian sempat diselingi hujan saat sore namun hanya sebentar. Tak lama berselang di langit tampak Fenomena Halo, yaitu fenomena munculnya pelangi yang tampak mengelilingi matahari.
Tak terasa senja mulai menjelang. Aku segera ke telaga untuk mengambil air wudhu’ bersama Mamat. Dingin langsung merayap di sekujur tubuh begitu tanganku menyentuh permukaan telaga. Usai Sholat Maghrib kami masak bersama di luar tenda ditemani kepulan hangat secangkir kopi yang membuat suasana semakin ‘syahdu’. Langit malam ini sebenarnya cerah hanya saja awan sering ‘lalu-lalang’ yang menghalangi bintang-bintang di atas sana.
Selasa, 27 Agustus 2013.
Pagi ini kami bisa sedikit bersantai, tidak masak seperti biasanya. Hanya menyeruput secangkir Cappuccino hangat sebagai pasokan energi menuju puncak. Ya, waktu tempuh dari Camp Rajawali Putih ini menuju puncak hanya sekitar 30 menit. Dari camp ini sebenarnya puncak sudah tampak, jadi tinggal ‘selangkah’ lagi kami bisa menjajaki tanah tertinggi bumi Pasaman.
Jalan menuju puncak lumayan penuh dengan semak ransam. Jadi disarankan memakai baju dan celana panjang agar terhindar dari tajamnya ransam yang menjuntai ke jalan. Cuaca hari ini cerah, sama seperti hari sebelumnya. Hanya saja karena ini daerah puncak awan sering berseliweran yang membuat pandangan ke view di bawah sana kadang terhambat. Kami mendaki dengan santai sambil sesekali menoleh ke belakang, melihat tempat camp yang semakin jauh di bawah sana.
Finally, Top! Kulirik arloji di tangan kiriku, waktu menunjukkan pukul 08.40 WIB. Masih cukup pagi, masih banyak waktu yang bisa kami habiskan di puncak ini. Sebelum mencapai puncak di sepanjang jalan banyak sekali kami jumpai batu-batu berukuran besar. Kami mengucap syukur atas semua ini, bisa mencapai puncak dan melihat dari atas dengan tatapan yang lebih luas Maha karya Tuhan yang luar biasa ini. Sungguh pengalaman yang tentunya akan berkesan dan tak akan terlupakan. Menatap Pasaman di tanah tertinggi, duduk di atas bebatuan dengan semilir angin yang sepoi. Sangat menyejukkan pikiran dan juga hati.
Dari sini tampak hijau merona di pandangan mata. Pemukiman dan ladang penduduk hanya seperti petak-petak permainan ular tangga, terpisahkan oleh garis tak beraturan. Dari kejauhan tampak Puncak Tri Arga (Marapi, Singgalang & Tandikek) menjulang dengan kokohnya. Sebenarnya ada total 13 telaga yang pernah terlihat di Gunung Talamau ini, hanya saja kami cuma bisa melihat 7 saja. Di puncak ini juga terdapat sebuah kubah yang ditopang dengan tongkat besi setinggi kira-kira 4 meter. Kawasan puncak ini cukup luas tapi konturnya tidak datar karena bebatuan besar yang terhampar di mana-mana, sementara tumbuhan yang mendominasi yaitu pepohonan kecil khas puncak dengan daunnya yang berwarna hijau dan merah. Setelah puas berada di puncak dan mengabadikan momen-momen berharga ini kami turun ke camp.
Hujan rintik sempat turun sebentar ketika kami telah tiba di Camp Rajawali Putih. Usai makan siang dan packing kami segera turun menuju Bumi Sarasah untuk camp di sana semalam lagi. Menjelang tiba di Bumi Sarasah hujan menemani perjalanan kami, kali ini deras. Sekitar pukul 16.00 WIB kami tiba dan hujan masih berlanjut ketika kami mendirikan tenda.
Rabu, 27 Agustus 2013.
Seperti biasa pukul 09.30 WIB kami memulai perjalanan turun dan telah tiba di Pos Rindu Alam pukul 11.00 WIB dan beristirahat sejenak. Di sini kami bertemu 3 pendaki yang akan ‘nanjak’, mereka adalah warga Nagari Pinaga. Satu diantaranya merupakn junior kami di Fakultas Teknik. Waktu menunjukkan pukul 13.00 WIB begitu kami tiba di pondok tempat kami menginap beberap hari yang lalu. Kami putuskan untuk stay semalam lagi karena akan susah mendapatkan bus ke Padang ketika sore.
Kamis, 28 Agustus 2013.
Pagi ini adalah hari ke-6 kami berada di bumi Pasaman, sesuai rencana hari ini kami akan pulang menuju Padang. Tampak Ricky sedang menyiapkan sarapan bubur kacang hijau, sementara yang lain menuju ke sungai untuk mandi, ada juga yang tetap di pondok menikmati pagi sambil ngopi. Cuaca sepertinya akan cerah karena matahari telah muncul sedari tadi, memberikan kehangatan pada makhluk di bumi ini.
Setelah selesai packing dan meminta izin kepada sang empunya pondok kami segera melanjutkan perjalanan. Melewati ladang-ladang penduduk untuk kemudian sampai di Nagari Pinaga dan mencari transportasi menuju Padang. Sungguh petualangan yang menyenangkan mendaki bersama rekan-rekan terhebat, mendaki gunung tertinggi di Sumatera Barat. Jauhnya trek seolah tak terasa karena kebersamaan yang kami bangun, belum lagi alam yang asri selama pendakian dan panorama yang menakjubkan ketika di puncak. Letih yang kami dapatkan pun terbayar oleh semuanya itu. Untuk yang sudah pernah ke Gunung Talamau pasti tahu tentang keindahan itu, bagi yang belum patut dicoba untuk mendaki gunung yang satu ini.
Salam Lestari!!!

Supernova 1006 Bukti Perseteruan Kerajaan Sriwijaya dan Mataram Kuno

Sebuah bintang membuat gebrakan pada debutnya sekitar tanggal 1 Mei 1006, di bagian selatan konstelasi Wolf (Lupus). Tercatat menerangi langit malam di atas wilayah yang sekarang dikenal sebagai Cina, Mesir, Irak, Italia, Jepang, dan Swiss. Manusia yang hidup pada saat itupun terpesona dan mencatat peristiwa tersebut! Beberapa catatan masih ada dan dapat dibaca saat ini. Ini adalah peristiwa Supernova yang paling terang yang pernah dilihat manusia dalam sejarah yang tercatat.


Quote:
Puing-puing sisa supernova SN1006 yang terlihat saat ini
Biarawan biara Benediktin di Swiss mengagumi kecerahan bintang itu, dan mengomentari variabilitas cahayanya, "kadang-kadang melemah, kadang-kadang terang sekali, dan kadang-kadang padam" - mungkin karena kondisi atmosfer disana, dan karena bintang itu terlihat cukup rendah di cakrawala selatan.

Petroglip supernova 1006?
Astronom Cina dari era yang sama menggambarkan bagaimana cahaya supernova itu cukup untuk menerangi obyek-obyek di lapangan.

Dan pada tahun 2006, dua astronom amerika berspekulasi bahwa petroglyph (batu ukiran) yang dibuat oleh suku asli amerika yang ditemukan di Arizona, menunjukkan peristiwa supernova tahun 1006 itu.

Ukiran tersebut menunjukkan obyek yang menyerupai bintang melayang di atas simbol kalajengking. meskipun beberapa archaeoastronomers terkemuka sangat skeptis terhadap klaim ini.


Seorang dokter Mesir/Arab dan astronom Ali bin Ridwan di tahun 1006 juga mencatat bahwa "langit bersinar" oleh cahaya dari sebuah bintang, menambahkan, "Intensitas cahayanya sedikit lebih dari seperempat cahaya bulan." Dia juga membandingkan kecerahan bintang ini adalah tiga kali lebih besar dari Venus.

Bintang itu saat ini dikenal sebagai sisa supernova SN 1006, awan puing kini tampak meluas sekitar 60 tahun cahaya dan dipahami mewakili sisa-sisa dari bintang kerdil putih. Merupakan bagian dari sistem bintang biner, dimana bintang kerdil putih padat secara perlahan-lahan mengambil materi dari bintang pendampingnya. Penumpukan massa akhirnya memicu ledakan termonuklir yang menghancurkan bintang kerdil.

Karena jarak ke sisa supernova adalah sekitar 7,000 tahun cahaya, ledakan tersebut sebenarnya terjadi 7,000 tahun sebelum cahaya-nya mencapai Bumi pada tahun 1006. Sentakan gelombang pada sisa-sisa mempercepat partikel ke energi ekstrim dan diperkirakan menjadi sumber dari sinar kosmik misterius.

Para astronom saat ini mengetahui bahwa pada puncaknya, yaitu pada musim semi tahun 1006, orang mungkin bisa membaca naskah di tengah malam dengan cahayanya."

Kalau bangsa-bangsa lain di dunia mengetahui dan melihat peristiwa supernova ini di langit malam mereka, bagaimana dengan bangsa kita?

Menariknya pada abad 10 dan awal abad 11, sejarah bangsa indonesia yang diketahui saat ini adalah diwarnai oleh perseteruan dua kerajaan besar, yaitu Sriwijaya (sumatera) dan kerajaan Medang (jawa) atau yang lebih dikenal dengan kerajaan Mataram Kuno/Hindu.

Lebih menarik lagi, dalam perseteruan ini, di tahun 1006 ada istilah MahaPralaya atau Pralaya yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan para ahli sejarah bangsa ini. Maha Pralaya ini mengacu pada kehancuran atau keruntuhan kerajaan Medang atau Mataram Kuno.

Pendapat Pertama
Van Bemmelen -geolog legendaris- menyebutkan bahwa letusan katastrofik gunung api hanya bisa terjadi jika terdapat dua faktor pendukung dalam gunung tersebut: magma yang sangat asam dan histori letusan katastrofik. Keasaman magma berbanding lurus dengan kekentalannya, dan kekentalan magma berbanding lurus dengan kemampuannya menyekap gas vulkanik. Sehingga makin asam magma, makin kuat kemampuannya menahan gas. Ini kondisi mengerikan, karena ketika batas ketahanan magma terlampaui, gas vulkanik yang tertekan hebat akan langsung dikeluarkan dengan energi yang sangat tinggi. Secara kasat mata magma sangat asam ini bisa kita lihat sebagai batu apung (pumice). Sebuah gunung berapi juga hanya akan berpotensi meletus katastrofik jika histori letusannya menunjukkan adanya peristiwa serupa di masa purba.

Menurut van Bammelen sebagian puncak Merapi pernah hancur. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan, yang antara lain, membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh.


Sebagian sejarawan ada yang sependapat dengan teori van Bammelen bahwa Mahapralaya mengacu pada Kehancuran kerajaan Medang di Jawa Tengah akibat bencana alam, yaitu meletusnya Gunung Merapi secara dahsyat. Letusan gunung ini membawa malapetaka yang mematikan: gempa bumi, banjir lahar, hujan abu, dan batu-batuan yang mengerikan menimpa serta mengubur apa pun yang berada di sekitarnya, termasuk wilayah Bhumi Mataram yag berada disekitar gunung merapi (sampai saat ini belum diketahui secara pasti lokasi istana kerajaan Medang di Jawa Tengah).

Istana Medang yang diperkirakan saat itu berada di Bhumi Mataram (bumi mataram adalah nama dari daerah yogyakarta dan sekitarnya) hancur. Banyak candi-candi yang rusak (termasuk Borobudur dan prambanan) atau bahkan tertimbun debu dan pasir seperti candi sambisari dll. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa (raja saat itu) tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi, karena raja Medang selanjutnya yang bernama Mpu Sindok, bertakhta di Jawa Timur.

Jika bencana alam yang menghancurkan kerajaan Medang di jawa tengah ini terjadi sekitar bulan Mei 1006 atau bulan-bulan sesudahnya, tentu sangatlah mengerikan suasana malam-malam pada saat itu, dimana letusan merapi yang dahsyat bergabung dengan cerahnya sebuah bintang akibat ledakan sebuah bintang 7000 tahun sebelumnya.

Pendapat Kedua
Sebagian sejarawan indonesia ada yang berpendapat bahwa menurut prasasti pucangan, Mahapralaya tahun 1006 itu mengacu pada runtuhnya kerajaan Medang di Jawa Timur yang saat itu diperintah oleh Tguh Dharmawangsa (cucu Mpu Sindok). Dharmawangsa yang saat itu sedang melangsungkan pernikahan putrinya dengan, diserbu oleh haji (gelar raja bawahan) Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. Dalam peristiwa tersebut, Dharmawangsa tewas.


Tiga tahun kemudian, seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan.


Jika penyerbuan haji wura-wari saat Raja Dharmawangsa menikahkan putrinya terjadi pada bulan Mei atau bulan-bulan sesudahnya, dapat dibayangkan bahwa pertempuran yang antara pasukan yang setia pada raja dan pasukan pemberontak itu terjadi dibawah sinar cemerlang hasil ledakan bintang yang meledak 7000 tahun sebelumnya. Memang dalam banyak kisah dan kepercayaan, sebuah ledakan bintang itu menandai keruntuhan atau kebangkitan sebuah dinasti atau orang besar.

Pertanyaan yang menarik adalah, sempatkah bangsa kita dahulu mencatat peristiwa ini? Mungkinkah ada prasasti yang menunggu untuk ditemukan yang mencatat cahaya bintang cemerlang di langit malam tahun 1006 Masehi tersebut? Memang problem terbesar bagi kita untuk meneliti sejarah bangsa kita adalah kurangnya catatan-catatan yang kita peroleh dari nenek moyang kita dahulu, tidak seperti bangsa China yang sampai saat ini catatan-catatan nenek moyang mereka masih banyak yang tersimpan dengan baik hingga masa sebelum masehi. Bukan berarti nenek moyang kita malas mencatat, tapi lebih karena daerah kita yang rawan terhadap bencana alam seperti letusan gunung berapi dan gempa bumi. Bencana-bencana inilah yang mungkin memusnahkan sebagian catatan-catatan nenek moyang kita, terutama yang dicatat pada daun lontar dan kayu. Hanya yang tercatat pada batulah yang kemungkinan besar masih dapat kita temukan ...

Sumber belogsingkat
 
Equity World 

Kucing Jadi Kurir Ganja di Penjara Moldova

Foto ilustrasi
Seekor kucing digunakan oleh para narapidana di Moldova untuk menyelundupkan ganja ke sel mereka. Ini bukan kali pertama binatang ini diperalat sebagai alat pengiriman oleh napi di Eropa.

Diberitakan Daily Mail, Minggu 20 Oktober 2013, kucing ini tertangkap basah hendak masuk ke penjara Penitenciarului Nr 9. Di tubuhnya terikat dua kantung ganja.

Sekarang, polisi tengah mencari siapa pelatih kucing tersebut. Diduga, pemiliknya berasal dari desa Pruncul, dekat penjara. Disinyalir ini bukan kali pertama kucing tersebut mengirimkan narkoba ke bui.

Pasalnya, sipir sering melihat kucing ini mondar-mandir masuk ke pencara melalui lubang di pagar. Aksi ini terbongkar setelah sipir melihat kalung mencurigakan. Setelah ditangkap, barulah ketahuan bahwa kucing itu digunakan sebagai kurir.

Sebelumnya, cara ini juga digunakan beberapa napi di Rusia. Juni lalu, seekor kucing tertangkap tangan membawa ponsel beserta chargernya ke dalam penjara kota Skyktyvkar.

Agustus silam, napi di penjara wilayah Rostov juga menggunakan kucing untuk memasukkan heroin ke dalam sel.
Lain lagi di Brasil. Pada penjara negara ini, kucing di kota Arapiraca digunakan untuk mengantarkan gergaji dan bor yang diikatkan di tubuhnya. Alat-alat ini akan digunakan untuk kabur jika saja tidak tertangkap basah.

21-10-1805: Tragedi Pertempuran Trafalgar

Lukisan gugurnya Laksamana Nelson karya Daniel Maclise
Pada 208 tahun yang lalu, Inggris berhasil mengalahkan armada gabungan Spanyol dan Prancis melalui pertempuran di laut, yang terkenal dengan nama Perang Trafalgar. Kendati menang perang, Angkatan Laut Kerajaan Inggris harus merelakan gugurnya panglima yang terkenal, Laksamana Horatio Nelson.  

Menurut stasiun televisi The History Channel, Pertempuran Trafalgar menjadi salah satu babak penting dalam Perang Napoleon selama 1803-1815. Saat itu Inggris berperang melawan Kekaisaran Prancis pimpinan Napoleon Bonaparte, yang saat itu menguasai sebagian Daratan Eropa. Kekalahan di Trafalgar membuat Napoleon gagal menginvasi Inggris dan menjadi titik balik atas sepak terjang bala tentara Prancis. 

Sebaliknya, ini merupakan kemenangan prestisius bagi bala tentara pimpinan Nelson. Pasalnya, Inggris saat itu hanya berkekuatan 27 kapal dalam menghadapi armada gabungan Prancis dan Spanyol sebanyak 31 kapal pimpinan Laksamana Pierre-Charles Villeneuve.

Berlangsung di bagian barat Tanjung Trafalgar, yang terletak di barat daya pesisir Spanyol, armada gabungan itu kehilangan 22 kapal tanpa berhasil menenggelamkan satu pun kapal Inggris.

Namun, kemenangan Inggris itu dibayar mahal. Di tengah pertempuran, Laksamana Nelson menderita luka tembak saat memantau di kapal komando, HMS Victory. Dia meninggal beberapa jam kemudian dan jasadnya dibawa ke Inggris untuk dimakamkan. Sebagai penghormatan, Inggris mendirikan patung Laksamana Nelson di alun-alun jantung kota London, yang diberi nama Trafalgar Square. (eh)

Friday, October 18, 2013

Pagelaran Wayang 18 Oktober 2013 Di MAKODIM Lingkar Timur

Equity World Futures

Pagelaran Wayang 18 Oktober 2013 Di MAKODIM Lingkar Timur












Penemu


Penemu dinamo - Michael Faraday


thumbnail
Michael Faraday lahir tahun 1791 di Newington, Inggris , tercatat sebaga i penemu pertama Dinamo , i...

Penemu Mesin cetak - Johannes Gutenberg

thumbnail
Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg lahir di kota Mainz sekitar 1398, Jerman, tercatat seba...

Penemu Teleskop - Hans Lippershey

thumbnail
Hans Lippershey dikenal juga Johann Lippershey atau Lipperhey, adalah seorang pembuat lensa berda...

Penemu Sepeda - Karl Drais

thumbnail
Baron Karls Drais von Sauerbronn atau Karl Drais lahir pada tanggal 29 April 1785 di Karlsruhe, Je...

Penemu Bom Hidrogen - Edward Teller

thumbnail
Edward Teller lahir Teller Ede di Budapest, Austria-Hongaria, 15 Januari 1908, merupakan penemu Bom...

Penemu Kamera Digital - Steven J. Sasson

thumbnail
Steven J. Sasson lahir 4 Juli 1950 di Brooklyn, New York Amerika tercatat sebagai penemu kemera dig...

Penemu Bom Atom - Julius Robert Oppenheim

thumbnail
Julius Robert Oppenheim tercatat sebagai penemu Bom atom , dia merupakan ilmuwan dalam bidang fisika...

Penemu Elektron - J.J Thomson

thumbnail
Joseph John Thomson atau lebih dikenal sebagai J.J Thomson (1856-1940) seorang Fisikawan Inggris ...

 
equityworld futures pusat