Tuesday, August 8, 2017

Equity World Surabaya : Para Investor Bersiap Siap Dalam Hadapi Koreksi Pasar Yang Buruk Dimana Suku Bunga The Fed Akan Bertahan Di Tingkat Terendah


Equity World Surabaya - Investor harus bersiap menghadapi koreksi pasar "buruk" dalam waktu dua bulan karena bank sentral tampaknya akan bertahan dengan suku bunga rendah selama lebih dari yang diperkirakan, seorang mantan kepala penelitian Credit Suisse mengatakan kepada CNBC pada hari Senin.

"Saya pikir pendapatannya baik-baik saja, saya pikir ekonomi tidak apa-apa tapi saya pikir suku bunga tidak akan berakhir naik sedikit lebih cepat dari yang dipikirkan orang ... dan itu akan menyebabkan koreksi pasar," kata Giles Keating, chairman di Werthstein Institute.

Sementara Keating menekankan bahwa ini tidak berarti akhir pasar bull Eropa, dia memperkirakan "koreksi buruk" dalam waktu sekitar delapan minggu.



Equity World Surabaya : Koreksi pasar yang buruk siap melanda


Dolar telah merosot ke level terendahnya terhadap euro dalam lebih dari dua setengah tahun pada hari Rabu, karena keraguan tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve lainnya meningkat. Presiden St Louis Federal Reserve James Bullard mengatakan bahwa dia akan menentang kenaikan suku bunga A.S. dan memperingatkan kenaikan di masa depan dapat menghambat target inflasi 2 persen bank sentral, berita Pasar Internasional melaporkan pada hari Rabu.

Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed lainnya di bulan Desember sekitar 48 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Sementara itu, European Central Bank (ECB) secara luas diperkirakan akan mengurangi program pelonggaran kuantitatif (QE) pada 2017. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bulan lalu bahwa masih ada jalan yang panjang sebelum bank sentral dapat memanggil Menghentikan program stimulus ekonomi.

"Saya pikir sebuah kecelakaan masih dua tahun lagi ... tapi saya pikir koreksi yang layak adalah dua bulan lagi," Keating menambahkan.

Ketika diminta untuk mengukur berapa banyak koreksi pasar yang diharapkan investor pada kuartal terakhir 2017, dia menjawab, "Sebut saja 10 persen."


baca

Berbeda dengan proyeksi Keating, profesor keuangan Wharton yang diawasi ketat, Jeremy Siegel, mengatakan kepada CNBC bulan lalu bahwa dia bisa melihat banyak alasan mengapa pasar terus rally.

Tender abadi tersebut menunjuk pada pendapatan dan pertumbuhan global yang lebih baik dari perkiraan karena para investor tetap optimis.

sumber : cnbc.com
news edited by Equity World Surabaya

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes
Design Downloaded from Free Blogger Templates | free website templates | Free Vector Graphics | Web Design Resources.